Menetap di Medan, terutama bagi perantau, memang penuh cerita. Dari mencoba kuliner khas hingga menghadapi tantangan kehidupan kota yang dinamis. Namun, saat rasa malas ngekos atau ngontrak mulai menghantui, pikiran untuk membangun rumah bisa jadi opsi menarik. Tapi tunggu dulu, apakah biaya bangun rumah di Medan cocok dengan kantongmu? Yuk, simak pembahasan lengkapnya di sini!
Rincian Biaya Bangun Rumah di Medan
Bicara soal budget, biaya bangun rumah di Medan bisa bervariasi tergantung lokasi, tipe rumah, hingga kualitas material yang kamu pilih. Rata-rata, biaya pembangunan per meter persegi di Medan berkisar antara Rp3 juta hingga Rp6 juta. Jika kamu ingin membangun rumah sederhana seluas 50 meter persegi, siapkan dana sekitar Rp150 juta hingga Rp300 juta.
Lalu, bagaimana jika dibandingkan dengan biaya bangun rumah di Jawa, misalnya di Klaten? Di Jawa, harga material dan tenaga kerja umumnya lebih terjangkau. Rata-rata biaya pembangunan di Klaten hanya berkisar Rp2,5 juta hingga Rp5 juta per meter persegi. Selisih ini terjadi karena ketersediaan material lokal dan persaingan tenaga kerja yang lebih ketat di Jawa.
Jika kamu punya impian tinggal di Jawa, tak perlu ribet membangun rumah. Cukup pilih hunian siap pakai seperti di Suvarna Raja, Klaten. Di sana, kamu bisa mendapatkan rumah dengan desain minimalis dan harga ramah kantong tanpa pusing soal proses pembangunan.
Pertimbangan yang Diperlukan untuk Bangun Rumah di Medan
Membangun rumah di Medan memerlukan perencanaan matang, terutama karena ada beberapa hal spesifik yang perlu dipertimbangkan. Langkah awal yang tepat bisa membantu kamu menghemat waktu, biaya, dan tenaga selama proses pembangunan.
Hal pertama yang perlu dipikirkan adalah lokasi tanah. Memilih lokasi strategis sangat penting, baik untuk aksesibilitas maupun nilai investasi jangka panjang. Pastikan lokasi tersebut dekat dengan fasilitas umum seperti pasar, sekolah, atau rumah sakit, serta bebas dari risiko banjir. Di Medan, harga tanah bisa sangat bervariasi, tergantung pada kawasan. Kawasan pinggiran mungkin menawarkan harga lebih terjangkau, tetapi biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk menjangkau pusat kota.
Selanjutnya, perhatikan pemilihan material bangunan. Menggunakan material lokal seperti batu bata Medan atau kayu dari daerah sekitar bisa menekan biaya. Namun, jika kamu menginginkan hasil yang lebih tahan lama, tidak ada salahnya memilih material dengan kualitas premium meskipun harganya sedikit lebih mahal.
Tenaga kerja juga menjadi salah satu pertimbangan utama. Upah tukang di Medan cenderung lebih tinggi dibandingkan di Jawa karena ketersediaan tenaga kerja yang terbatas. Untuk efisiensi, pastikan kamu memilih tim konstruksi yang berpengalaman agar proyek selesai tepat waktu.
Terakhir, jangan lupa soal biaya perizinan. Pengurusan dokumen seperti IMB (Izin Mendirikan Bangunan) dan izin lingkungan sering kali memakan waktu dan biaya tambahan. Mengabaikan hal ini bisa menimbulkan masalah di kemudian hari.Jadi dengan mempertimbangkan semua aspek ini, kamu bisa mempersiapkan pembangunan rumah di Medan secara lebih efektif.
Kenapa Biaya Bangun Rumah di Luar Jawa Lebih Tinggi?
Membangun rumah di luar Jawa, seperti di Medan, sering kali membutuhkan biaya yang lebih tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yang saling berkaitan.
Transportasi dan Ketersediaan Mate
Sebagian besar material bangunan, seperti semen, besi, keramik, dan kayu, didatangkan dari Pulau Jawa. Proses pengiriman material ini memerlukan biaya transportasi tambahan yang signifikan, terutama jika harus melewati jalur laut atau udara. Selain itu, beberapa material tertentu mungkin sulit ditemukan di Medan sehingga memicu kenaikan harga akibat suplai yang terbatas.
Misalnya, harga semen di Medan bisa lebih mahal dibandingkan di Klaten karena biaya logistik. Hal ini membuat total anggaran pembangunan di Medan meningkat dibandingkan jika kamu membangun rumah di Jawa.
Upah Tenaga Kerja yang Lebih Tinggi
Di Medan, jumlah tenaga kerja bangunan tidak sebanyak di Jawa. Keterbatasan jumlah tukang atau pekerja membuat tarif upah di Medan cenderung lebih mahal, terutama untuk tenaga kerja berpengalaman. Sebagai perbandingan, di Jawa, banyak tenaga kerja yang bersaing sehingga tarifnya lebih terjangkau.
Misalnya, upah harian tukang di Medan bisa mencapai Rp150 ribu hingga Rp250 ribu per hari, sementara di Jawa, tarifnya bisa mulai dari Rp100 ribu per hari. Perbedaan ini tentunya memengaruhi total biaya pembangunan rumah.
Kondisi Infrastruktur
Infrastruktur di luar Jawa, termasuk Medan, belum seoptimal di Jawa. Akses jalan ke lokasi pembangunan bisa menjadi tantangan, terutama jika lokasinya berada di kawasan yang kurang terjangkau. Hal ini berdampak pada biaya tambahan untuk pengangkutan material dan efisiensi pembangunan.
Kawasan yang Berkembang Pesat
Medan adalah kota besar di Sumatera dengan perkembangan ekonomi yang pesat. Pertumbuhan ini menyebabkan harga tanah dan biaya pembangunan turut meningkat, seiring dengan tingginya permintaan hunian.
Sehingga dengan semua faktor tersebut, biaya bangun rumah di Medan bisa jauh lebih tinggi dibandingkan di Jawa. Jadi, penting untuk mempertimbangkan hal ini sebelum memutuskan membangun rumah di sana.
Jika Tidak Menetap Lama, Lebih Baik Beli Rumah di Jawa
Buat kamu yang berasal dari Jawa dan hanya singgah di Medan untuk waktu tertentu, membangun rumah mungkin bukan pilihan bijak. Selain biaya yang mahal, rumah yang jarang ditempati bisa membutuhkan perawatan ekstra.
Sebagai alternatif, kamu bisa mempertimbangkan membeli rumah. Semisal kamu berasal dari Jawa, khususnya di kawasan dengan harga terjangkau seperti Klaten. Berikut tipsnya Pertama, pilihlah lokasi yang sesuai dengan kebutuhanmu, seperti dekat tempat kerja atau fasilitas umum. Kawasan seperti Klaten bisa jadi opsi menarik karena harga tanahnya relatif lebih rendah dibanding kota besar seperti Jakarta atau Surabaya.
Selanjutnya, pastikan kamu membeli dari developer tepercaya untuk menghindari risiko penipuan. Jangan lupa memanfaatkan promo atau diskon, terutama saat pameran properti, karena biasanya pengembang menawarkan cicilan ringan atau DP rendah. Selain itu, lakukan survei lebih dari satu lokasi agar kamu bisa membandingkan harga dan fasilitas sebelum membuat keputusan.
Jika kamu ingin hemat waktu, pilih rumah yang siap huni daripada membangun dari awal. Misalnya, hunian di Suvarna Raja sudah menawarkan rumah berkualitas dengan harga ramah kantong dan fasilitas lengkap. Pastikan juga semua dokumen legal seperti sertifikat tanah dan IMB lengkap sebelum membeli.
Pikirkan Lagi Sebelum Bangun Rumah di Medan
Kesimpulannya, biaya bangun rumah di Medan memang tidak murah, terutama jika dibandingkan dengan Jawa. Jika kamu hanya singgah dalam waktu yang tidak lama, sebaiknya pikirkan matang-matang sebelum memutuskan untuk membangun rumah di Medan.
Sebagai gantinya, kamu bisa menjelajahi opsi rumah siap pakai yang lebih hemat dan praktis, seperti yang ditawarkan Suvarna Raja di Klaten. Selain hemat, kamu juga tidak perlu repot mengurus pembangunan. Hubungi admin resmi Suvarna Raja dan temukan rumah impianmu sekarang juga!